Sabtu, 18 April 2015



PASSION - PERSISTENSI - DETERMINASI


Berapa jam anda bekerja di kantor, di rumah atau dimanapun anda berada untuk mengisi hari-hari perjalanan kehidupan ini…..apakah yang kita lakukan saat ini sudah sesuai dengan pilihan hidup kita ataukah “ saya jalani aja apa yang ada….” Ataukah kita hanya melakoni pekerjaan yang sebenarnya kita tidak mengaharapkannya.

Pilihan pekerjaan sebaiknya didasari oleh “Passion”. Setiap hari kita selalu tak sabar menunggu hari esok tiba, karena hari hari kita sangat bermakna dan berarti. Rasanya kita tidak akan pernah kehabisan energi dan semangat untuk mengerjakan apa yang menjadi ”passion” kita, dan bahkan selalu saja ada jalan keluar bilamana terbentur dengan kesulitan-kesulitan karena apa yang yang menjadi fokus dia bukannya kesulitannya namun adalah peluang. Sebaliknya kita bisa bayangkan bilamana yang kita kerjakan setiap hari adalah sesuatu yang bukan menjadi ”passion” kita, suatu pekerjaan atau kehidupan semu yang kita jalani karena ”keterpaksaan” mungkin karena faktor material atau kebutuhan duniawi yang hanya kita bisa reguk kebahagiaannya secara sesaat saja sehingga mungkin yang tersisa adalah kesia-sian di sepanjang sisa hidup kita.
Secara sederhana Passion didefinisikan sebagai semangat yang besar disertai dengan emosi dan hasrat yang membara untuk memwujudkan sesuatu.

Kemudian ”Persistensi”. Setelah menemukan pekerjaan yang sesuai dengan passion anda, maka lakukan pekerjaan tersebut dengan kegigihan, keuletan dan dengan ketekunan yang tinggi. Didalam perjalanannya seringkali kita terbentur rintangan-rintangan yang berakibat kegagalan yang cukup menyakitkan, namun tahukah anda bahwa kegagalan tersebut bukanlah karena kita tidak berbakat atau karena kita bodoh, namun yang sering terjadi seseorang itu menjadi gagal karena dia telah berhenti atau tak mau meneruskan lagi upayanya dengan gigih dan pantang menyerah. Bilamana terbentur rintangan dan berhenti ......ya tentu saja dia gagal mencapai tujuannya. Namun bilamana jatuh terbentur lalu berdiri lagi dan mengambil pelajarannya kemudian lari lagi, berupaya lagi tentu kita akan bisa sampai ke garis finish yang dituju. Kita semua pasti pernah mengalami kegagalan. Namun bukan berarti ini mesti membuat kita berhenti dan menyerah kalah. Orang bijak belajar dari kesalahan dan kegagalan yang mereka lakukan, dan kemudian berproses untuk kembali menemukan jalur pencapaian tujuan hidup mereka. Ditengah tantangan yang terus muncul dan jalan kehidupan yang terjal penuh tikungan, mereka terus menderapkan kaki : sebab mereka percaya pada akhirnya, cahaya keberhasilan itu pelan-pelan bisa dinyalakan. Mereka terus berjuang dengan persisten.

Yang terakhir adalah ”Determinasi”. Determinasi atau tekad yang tinggi dan terus mengalir, fokus pada satu tujuan akhir yang hendak ditujunya. Determinasi juga merupakan komitmen diri ditambah dengan fokus dan konsistensi untuk merealisasikan tujuan-tujuan yang telah kita tetapkan. Orang yang memiliki determinasi karenanya, tak pernah mau menyalahkan orang atau pihak lain manakala dihadang oleh segunung tantangan hidup. Mereka lebih suka selalu mencari akar masalah dan lalu mencoba menemukan solusi untuk menghadang. Mereka juga enggan mengeluh ketika dihantam oleh berderet problem kehidupan dan beban pekerjaan yang kian memuncak. Sebab mereka percaya, mengeluh tak layak baginya dan hanya orang-orang yang kalah saja yang akan mengeluh.

Itulah tiga elemen – yakni passion, persistensi dan determinasi – yang mungkin mesti kita cari dan bangun untuk menjalani sisa kehidupan yang pendek ini. Yang pertama, temukan passion, kegairahan sejati dalam langkah kehidupan yang ingin Anda tapaki. Lalu, bergeraklah, bergeraklah dengan penuh persistensi atau semangat kegigihan. Kemudian jalani itu semua dengan determinasi yang tinggi.


…..Tahu saja tidak cukup; kita harus menerapkannya…….
.................Ingin saja tidak cukup; kita harus melakukannya........
(Johann Wolfgang Van Goethe)



Reference:
-          Yodhia Antariksa, are you happy with your job now ?
-          Arvan Pradiansyah, You are a leader

-          Tommy Siawira, Passion adalah bahan bakar bagi puncak pencapaian prestasi